Posted by: Indonesian Children | June 29, 2009

Nipple Shield – Pencegahan Penularan HIV pada Saat Menyusui ?

Sebuah pelindung puting (Nipple Shield) yang bisa mencegah penularan HIV melalui jalur menyusui telah ditemukan oleh para peneliti di Cambridge University. Stephen Gerrards, seorang ahli kimia, telah menemukan sebuah alat yang dapat melindungi dan akan melakukan disinfeksi terhadap ASI ibu yang HIV positif. Alat tersebut menggunakan cairan sejenis deterjen yang secara biokimiawi akan memecah protein untuk analisa. Sebuah lapisan yang berbahan dasar wool-katun telah dicampurkan dengan deterjen tersebut dan akan melumpuhkan virus sebelum sempat masuk ke saluran pencernaan bayi yang menyusui.

Lapisan ini akan mematikan virus tanpa harus melalui proses-proses yang rumit seperti pemanasan dan pasteurisasi yang saat ini dikenal sebagai metode untuk melumpuhkan virus HIV pada ASI. Prototipe ini kemudian dikembangkan oleh para ahli dan pekerja lapangan yang berkumpul di International Design Development Summit (IDDS) di Amerika.

 

 

Cairan yang tidak beracun

Gerrard bersama-sama dengan lima orang anggota tim lainnya telah lama ditugaskan untuk menemukan sebuah metode praktis yang berguna untuk melumpuhkan virus.

“Kami kemudian menemukan bahwa proses pemanasan dan pasteurisasi ini  merupakan sebuah proses yang rumit, terutama bagi para perempuan di negara berkembang. Mereka mungkin tidak punya waktu yang cukup untuk melakukannya,” demikian dikatakan Gerrard.

Ada riset lanjutan yang dilakukan oleh Drexel University dengan menggunakan Sodium dodecyl Sulphate (SDS) yang terlihat lebih menjanjikan. Project-project ini akan dapat memberikan manfaat dan inovasi yang besar pada pencegahan HIV di Indonesia.

Mungkin akan muncul masalah lanjutan, bahwa dengan menggunakan Nipple Shield akan menciptakan stigma baru bagi ibu yang sedang menyusui. Namun masalah ini mungkin bisa diatasi dengan melakukan riset lanjutan tentang tatacara penggunaan NS tersebut.

Manfaat lainnya adalah NS tersebut dapat juga ditambahkan zat gizi pendukung lainnya, misalnya obat-obatan atau berbagai micronutrient seperti pada kasus defisiensi protein atau defisiensi zat besi.

Supported by

FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN

YUDHASMARA FOUNDATION

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com

https://childrenhivaids.wordpress.com/

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009,  FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN  Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: