Posted by: Indonesian Children | June 20, 2009

Kandungan teh hijau mencegah infeksi HIV

Teh hijau mungkin kunci untuk gel anti-HIV vagina yang efektif. Hal itu berdasarkan penelitian baru.

Pemicu penelitian itu adalah temuan baru bahwa air mani mengandung sebuah faktor, yang disebut pendorong penularan virus melalui air mani (semen-derived enhancer of virus infection/SEVI), yang mengantar HIV ke pintu utama sel yang disukai HIV untuk ditulari.

SEVI adalah fibril beta-amiloid yang dibuat dari protein prostat yang umum di dalam air mani. Beta-amiloid lain dikaitkan dengan penyakit neurologi misalnya Alzheimer dan Parkinson. Di antara senyawa yang melawan pembentukan beta-amiloid adalah EGCG – molekul teh hijau yang sangat ditelitikan.

Mungkinkah teh hijau menghambat SEVI dan melawan infeksi HIV? Ya, berdasarkan temuan Ilona Hauber PhD, dari Heinrich-Pette Institute for Experimental Virology and Immunology di Hamburg, Jerman dan rekan.

Dalam penelitian laboratorium, Hauber dan rekan menunjukkan bahwa EGCG merusakkan fibril yang dibentuk dari peptid prostat dan menghentikan air mani meningkatkan penularan HIV. Molekul teh hijau tidak membahayakan sel manusia.

Salah satu hasil utama yang diharapkan dari penelitian AIDS adalah pencarian gel vagina yang dapat dipakai oleh perempuan untuk melindungi dirinya terhadap penularan HIV waktu berhubungan seks. Gel itu tidak boleh menyebabkan iritasi dan kandungan aktifnya harus berkembang dalam keasaman lingkungan vagina.

EGCG stabil pada lingkungan asam, oleh karena itu Hauber dan rekan mengusulkan EGCG dapat menjadi tambahan penting pada gel vagina anti-HIV, kemungkinan dikombinasikan dengan obat antiretroviral (ARV).

Lebih lanjut, para peneliti mencatat, EGCG sendiri tampak memiliki kegiatan anti-HIV juga.

“EGCG, kandungan alami teh hijau, mungkin merupakan penghambat yang bermanfaat dan efektif biaya terhadap peningkatan penularan virus yang ditengahi oleh air mani, termasuk penularan HIV secara seksual,” mereka menyimpulkan.

sumber : Green Tea Ingredient Blocks HIV Infection, http://spiritia.or.id/

referensi :
Hauber, I. Proceedings of the National Academy of Sciences, Early Edition, published online May 18, 2009.
Munch, J. Cell, Dec. 14, 2007; vol 131: pp 1059-1071.

 

 

Supported by

FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN

YUDHASMARA FOUNDATION

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com 

https://childrenhivaids.wordpress.com/ 

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009,  FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN  Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: