Posted by: Indonesian Children | June 12, 2009

1.450 Warga Banten Positif Terjangkit HIV/AIDS ; 10 orang ibu diantaranya sudah melahirkan, bayi mereka beresiko tertular

sumber : media indonesia

Sebanyak 1.450 warga Banten dinyatakan positif terjangkit HIV/AIDS dan penularanya sangat mengkhawatir bagi generasi penerus karena sebagian besar pengidap HIV/AIDS usia produktif antara 20 sampai 30 tahun.

“Dari 1.450 orang itu di antaranya 52 dilaporkan meninggal dunia,” kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banten Arif Mulyawan, Sabtu (7/3).

Arif mengatakan, diperkirakan kasus HIV/AIDS terus meningkat dan penularannya sangat besar sehingga kejadian ini dinyatakan bencana, bahkan selama dua bulan terakhir kasus HIV/AIDS mencapai 200 orang, sebab pada Desember 2008 lalu jumlahnya hanya 1.250 orang.

Saat ini kasus HIV/AIDS di Banten naik menjadi nomor tujuh di tingkat nasional. Dengan meningkatnya kasus HIV/AIDS di Banten masyarakat harus mencegah dan mewaspadai bahaya penyakit yang menyerang kekebalan tubuh itu, karena hingga saat ini penyembuhan penderita HIV/AIDS belum ditemukan obatnya.

Sebagian besar penderita HIV/AIDS ditularkan melalui penggunaan jarum suntik narkoba dan hubungan seks bebas. Kedua penularan itu sangat rawan bagi generasi bangsa.

Apalagi, ujar Arif, saat ini berbagai jenis narkoba masih banyak ditemukan di antaranya di tempat-tempat hiburan malam maupun penjualan gelap di pasaran. Bahkan, aparat kepolisian berhasil mengungkap jaringan pemasaran narkoba Internasional di daerah sekitar Banten dan DKI Jakarta, Bogor dan Bekasi.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya meminta kepada generasi penerus di Banten agar menjauhi penggunaan narkoba, bila perlu pelaku pemasaran obat-obat terlarang dilaporkan kepada pihak berwajib.

Menurutnya, temuan kasus HIV/AIDS sebanyak 1.450 orang dinilai cukup berhasil karena pihaknya menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan juga Kepolisian.

“Sebetulnya, diperkirakan angka estimasi penderita HIV/AIDS sebanyak 6.000 kasus, namun dengan ditemukan 1.450 kasus tentu kinerja KPA, Dinas Kesehatan dan Polisi, dinilai berhasil,” ujarnya.

Ia menyatakan, saat ini pihaknya sedang mengawasi tiga ibu hamil yang positif terkena HIV/AIDS, karena kemungkinan besar bayi mereka tertular dari ibunya. Penularan penyakit HIV/AIDS yang dialami ibu itu, karena suaminya sebagai pengguna narkoba.

Sedangkan 10 orang ibu positif HIV/AIDS yang sudah melahirkan di antaranya tiga anak dinyatakan negatif HIV/AIDS meski ibunya positif setelah adanya pencegahan penularan HIV/AIDS dari ibu ke janin melalui program Prevention of Mother to Child HIV Transmission (PMTCT).

 

Supported by

FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN

YUDHASMARA FOUNDATION

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com 

https://childrenhivaids.wordpress.com/

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009,  FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN  Information Education Network. All rights reserved.


Responses

  1. Dr Widodo, thank you for providing precious information on HIV and AIDS in Indonesia.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: