Posted by: Indonesian Children | March 24, 2009

HIV/AIDS pada anak ‘tragedi yang dapat dicegah’

diterjemahkan dari : Pediatric HIV/AIDS ‘Preventable Tragedy,’ Opinion Piece Says

 

Revolusi generasi kita – generasi ini – adalah untuk menciptakan generasi bebas HIV.” Pamela Barnes, presiden dan CEO Elizabeth Glaser Pediatric AIDS Foundation, dan Nicholas Hellmann, wakil eksekutif presiden masalah pengobatan dan ilmiah yayasan tersebut, menulis pendapat mereka ini dalam Globe and Mail. “Bayangkan apabila kita memiliki vaksin yang aman, efektif dan murah untuk sebuah penyakit yang mematikan tetapi kita tidak memakainya,” mereka menulis, menambahkan, “Sekarang bayangkan kenyataan ada lebih dari satu juta ibu hamil dan anaknya yang terinfeksi HIV, yang sangat mungkin menghadapi penyakit berat dan kematian dini.”

Menurut Barnes dan Hellmann, ada 1.000 kasus HIV pediatrik yang baru muncul setiap hari di seluruh dunia – dengan 90% kasus baru muncul di Afrika sub-Sahara, dan lebih dari 700 anak meninggal dengan penyebab terkait AIDS setiap hari. Mereka menambahkan bahwa penyebab utama HIV pediatrik adalah penularan dari ibu-ke-bayi, dan tanpa pengobatan dini, kurang lebih 50% bayi yang hidup dengan HIV akan meninggal sebelum berusia dua tahun. Barnes dan Hellmann menulis, “Ini merupakan tragedi yang tidak terbayangkan, mengherankan, dan seluruhnya dapat dicegah.”

Di Afrika sub-Sahara, yayasan tersebut telah memanfaatkan “apa yang disebut pencegahan penularan dari ibu-ke-bayi atau PMTCT(Prevention of Mother-to-Child Transmission),” para penulis menulis, menambahkan bahwa PMTCT adalah “obat yang setara dengan vaksin.” Sebagai tambahan, PMTCT adalah “murah” dan “relatif sederhana untuk dipakai” dan dapat “diandalkan untuk mencegah sebagian besar penularan HIV dari ibu-ke-bayi,” menurut Barnes dan Hellmann. Walaupun penggunaan PMTCT di AS telah menurunkan jumlah kasus HIV pediatrik menjadi antara 100 dan 200 setiap tahun, hampir 370.000 kasus baru muncul di negara berkembang pada 2007, para penulis menulis.

Mereka menambahkan bahwa 270.000 anak meninggal akibat penyakit terkait AIDS pada 2007, lebih dari dua juta anak hidup dengan HIV di seluruh dunia dan kurang lebih dua pertiga ibu di negara berpenghasilan rendah dan menengah tidak memiliki akses pada PMTCT. “Hal itu merupakan kegagalan yang mengherankan bukan secara ilmiah, tetapi karena penerapannya,” mereka menulis, menambahkan bahwa PMTCT adalah “metode serupa dengan vaksin” yang “tetap kurang didanai dan kurang dimanfaatkan dengan alasan yang tidak jelas.”

Walaupun ada “kemajuan yang bermakna” dalam perluasan akses pada PMTCT di negara berkembang, “peningkatan program tersebut secara bermakna di daerah yang paling terdampak berat oleh HIV dan AIDS masih sangat dibutuhkan,” mereka melanjutkan. “Pencegahan, diagnosis, perawatan dan pengobatan HIV harus dipadukan dengan intervensi kesehatan masyarakat lain,” mereka menulis. “Agar berhasil, kita harus bekerja sama dengan lembaga dan mitra untuk memaksimalkan dampak setiap dana yang dibelanjakan dan untuk mengembangkan jalan keluar yang lebih inovatif yang disesuaikan dengan kondisi setempat,” para penulis menulis, menambahkan bahwa keberhasilan tergantung pada “membuat metode pencegahan yang memberi bukti agar tersedia untuk setiap orang yang membutuhkannya.”

Selain itu, Barnes dan Hellmann menulis bahwa kerja sama antara “pendonor, pelaksana dan negara yang menghadapi pandemi itu” perlu didorong “untuk membangun program kesehatan yang dapat diukur dan dipertahankan yang akan menghentikan perkembangan penyakit yang mematikan ini.” Mereka menyimpulkan, “Setiap hari, bersama-sama, kita harus berkomitmen untuk mencapai generasi yang bebas HIV. Inilah revolusi generasi kita, revolusi yang harus diperjuangkan bagi generasi penerus kita.”

 

Supported by

FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN

YUDHASMARA FOUNDATION

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com

https://childrenhivaids.wordpress.com/

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009,  FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN  Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: