Posted by: Indonesian Children | March 23, 2009

Panduan Untuk Profilaksis Infeksi Oportunistik Primer dan Sekunder pada Anak

Profilaksis primer

 

Organisme

Kapan mulai memberi

Rejimen obat

PCP

Anak terpajan HIV

Profilaksis kotrimoksazol diberikan mulai umur 4-6 minggu dan dihentikan setelah risiko transmisi HIV tidak ada dan infeksi HIV disingkirkan

 

Anak terinfeksi HIV

Usia < 1 tahun : profilaksis kotrimoksazol diberikan tanpa melihat CD4% atau status klinis

Usia 1-5 tahun : stadium WHO 2-4 tanpa melihat CD4%

atau

Stadium WHO berapapun dan CD4+% < 25%

Usia > 6 tahun : stadium WHO berapapun dan CD4+ < 350 sel/mm3

atau

Stadium WHO 3 atau 4 dan hitung CD4+ berapapun

Kotrimoksazol : suspensi (200 mg SMX, 40 mg TMP), tablet pediatrik (100 mg SMX, 20 mg TMP), tablet dewasa (400 mg SMX, 80 mg TMP)

 

Rekomendasi (target minimal 3 hari dalam seminggu atau tiap hari)

Usia < 6 bulan : suspensi 2,5 ml atau 1 tablet pediatrik atau ¼ tablet dewasa setara dengan 100 mg SMX/20 mg TMP

Usia 6 bulan-5 tahun : suspensi 5 ml atau 2 tablet pediatrik atau ½ tablet dewasa setara dengan 200 mg SMX/40 mg TMP

Usia 6-14 tahun : suspensi 10 ml atau 4 tablet pediatrik atau 1 tablet dewasa Usia > 14 tahun : 1 tablet dewasa (atau ½ tablet dewasa forte) setara dengan 400 mg SMX/80 mg TMP

 

Alternatif

1. Dapsone 2 mg/kg, 1x/hari

atau

2. Dapsone 4 mg/kg 1x/minggu

TB

Semua anak yang kontak dengan penderita TB aktif, terutama yang tinggal serumah, tanpa melihat nilai CD4+ (Untuk menyingkirkan penyakit diperlukan pemeriksaan fisis, tuberkulin dan rontgen dada)

Rekomendasi

INH (5 mg/kg) (max 300 mg)   per hari selama 6-9 bulan

 

MAC

CD4+ <50 sel/mm3 pada > 6 tahun

CD4+ < 75 sel/mm3 pada umur 2-6 tahun

CD4+ < 500 sel/mm3 pada umur 1-2 tahun

CD4+ < 750 sel/mm3 pada bayi < 1 tahun

Hentikan bila CD4+ di atas ambang selama > 3 bulan

Rekomendasi

1. Klaritromisin  7,5 mg/kg/dosis (max 500 mg), 2x/hari

atau

2. Azitromisin 20 mg/kg (max 1200 mg)  sekali seminggu

 

Alternatif

Azitromisin 5 mg/kg (max 250 mg)  sekali sehari


Profilaksis sekunder

 

Jenis infeksi oportunistik

Saat memberi pengobatan

Rejimen obat

PCP

Anak dengan riwayat PCP harus mendapat profilaksis seumur hidup untuk mencegah rekurensi. Keamanan menghentikan profilaksis sekunder pada pasien ini belum diteliti secara luas

Sama seperti profilaksis primer

TB

Tidak direkomendasi

 

MAC

Anak dengan riwayat MAC diseminata harus mendapat profilaksis seumur hidup untuk mencegah rekurensi. Keamanan menghentikan profilaksis sekunder pada pasien ini belum diteliti secara luas

Rekomendasi

Klaritromisin 7,5 mg/kg/dosis (max 500 mg) 2x/hari

ditambah etambutol 15 mg/kg/dosis (max 800 mg) per hari

 

Alternatif

Azitromisin 5 mg/kg/dosis (max 250 mg)

ditambah etambutol 15 mg/kg/dosis (max 800 mg) per hari

Cryptococcus neoformans

 

Coccidiodes immitis

Anak dengan riwayat meningitis kripto harus mendapat profilaksis seumur hidup untuk mencegah rekurensi. Belum ada data keamanan penghentian obat secara luas

Rekomendasi

Flukonazol 3-6 mg/kg/sekali sehari

 

Alternatif

Itrakonazol 2-5 mg/kg sekali sehari

Histoplasma capsulatum

 

Penicillum marneffei

Anak dengan riwayat histoplasmosis/peniciliosis harus mendapat profilaksis seumur hidup untuk mencegah rekurensi. Belum ada data keamanan menghentikan obat profilaksis

Itrakonazol 2-5 mg/kg sekali sehari

Toxoplasma gondii

Anak dengan riwayat toksoplasmosis serebral harus mendapat profilaksis seumur hidup untuk mencegah rekurensi. Keamanan penghentian obat profilaksis belum diteliti secara luas.

Rekomendasi

Sulfadiazine 85-120 mg/kg/hari dibagi 2-4x/hari

ditambah pirimetamin 1 mg/kg (max 25 mg) sekali sehari

ditambah leukovorin 5 mg setiap 3 hari

 

Alternatif

Klindamisin 20-30 mg/kg/hari dibagi 4 dosis per hari ditambah pirimetamin dan leukovorin seperti di atas

 

 

Supported by

FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN

YUDHASMARA FOUNDATION

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE :62 (021) 70081995 – 5703646

Email : judarwanto@gmail.com

https://childrenhivaids.wordpress.com/

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com,

 

Copyright © 2009,  FIGHT AGAINST  AIDS, SAVE  INDONESIAN CHILDREN  Information Education Network. All rights reserved.

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: