Posted by: Indonesian Children | January 14, 2009

TANDA DAN GEJALA HIV-AIDS PADA ANAK : STADIUM KLINIS PENYAKIT HIV/AIDS PADA ANAK MENURUT WHO

Stadium Klinis HIV/AIDS pada Anak dengan Infeksi HIV menurut
 WHO
.

Stadium Klinis 1
  • Tanpa gejala (asimtomatis)
  • Limfadenopati generalisata persisten

    Stadium Klinis 2

  • Hepatosplenomegaly persisten tanpa alasani
  • Erupsi papular pruritis
  • Infeksi virus kutil yang luas
  • Moluskum kontagiosum yang luas
  • Infeksi jamur di kuku
  • Ulkus mulut yang berulang
  • Pembesaran parotid persisten tanpa alasan
  • Eritema lineal gingival (LGE)
  • Herpes zoster
  • Infeksi saluran napas bagian atas yang berulang atau kronis (ototis media, otore, sinusitis, atau tonsilitis)

    Stadium Klinis 3

  • Malanutrisi sedang tanpa alasan jelas tidak membaik dengan terapi baku
  • Diare terus-menerus tanpa alasan (14 hari atau lebih)
  • Demam terus-menerus tanpa alasan (di atas 37,5°C, sementara atau terus-menerus, lebih dari 1 bulan)
  • Kandidiasis oral terus-menerus (setelah usia 6-8 minggu)
  • Oral hairy leukoplakia (OHL)
  • Gingivitis atau periodonitis nekrotising berulkus yang akut
  • Tuberkulosis pada kelenjar getah bening
  • Tuberkulosis paru
  • Pneumonia bakteri yang parah dan berulang
  • Pneumonitis limfoid interstitialis bergejala
  • Penyakit paru kronis terkait HIV termasuk brokiektasis
  • Anemia (<8g/dl), size=”4″>Stadium Klinis 4
  • gagal tumbuh yang berat atau malanutrisi berat tanpa alasan dan tidak menanggapi terapi yang baku
  • Pneumonia Pneumosistis (PCP)
  • Infeksi bakteri yang parah dan berulang (mis. empiema, piomisotis, infeksi tulang atau sendi, atau meningitis, tetapi tidak termasuk pneumonia)
  • Infeksi herpes simpleks kronis (orolabial atau kutaneous lebih dari 1 bulan atau viskeral pada tempat apa pun)
  • Tuberkulosis di luar paru
  • Sarkoma Kaposi
  • Kandidiasis esofagus (atau kandidiasis pada trakea, bronkus atau paru)
  • Toksoplasmosis sistem saraf pusat (setelah usia 1 bulan)
  • Ensefalopati HIV
  • Infeksi sitomegalovirus: retinitis atau infeksi CMV yang mempengaruhi organ lain, yang mulai pada usia lebih dari 1 bulan)
  • Kriptokokosis di luar paru (termasuk meningitis)
  • Mikosis diseminata endemis (histoplasmosis luar paru, kokidiomikosis)
  • Kriptosporidiosis kronis
  • Isosporiasis kronis
  • Infeksi mikobakteri non-TB diseminata
  • Limfoma serebral atau non-Hodgkin sel-B
  • Progressive multifocal leucoencephalopathy (PML)
  • Nefropati bergejala terkait HIV atau kardiomiopati bergejala terkait HIV

Supported  by
FIGHT AGAINTS AIDS, SAVE INDONESIAN CHILDRENS

Yudhasmara Foundation

Working together against HIV and Aids in Indonesia, Save our Children From HIV-AIDS

 

Office ; JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Indonesia 10210

phone : 62(021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com,

https://childrenhivaids.wordpress.com/

 

 

 

Editor in Chief :

Dr WIDODO JUDARWANTO

phone : 62(021) 70081995 – 62(021) 5703646, mobile : 0817171764

email : judarwanto@gmail.com

 

 

Copyright © 2009, Fight Against Aids, Save Indonesian Childrens Information Education Network. All rights reserved.

About these ads

Responses

  1. IH…………TAKUT

  2. ngeri sangat , kasian sama anak anak yang tertular HIV dari ortunya …

  3. iiiiiiiiiiiiii…………..hhhhhhhh……….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: