Posted by: Indonesian Children | January 13, 2009

ABSTRACT WATCH HIV-AIDS : Neurodevelopmental status and prenatal antiretroviral exposure in HIV-exposed uninfected infants

Pajanan ART selama kehamilan tidak merusak pengembangan mental

anak yang HIV-negatif

Terapi antiretroviral (ART) – termasuk penggunaan profilaksis AZT dan nevirapine – telah mengurangi secara bermakna risiko penularan HIV dari-ibu-ke-bayi (MTCT) hingga di bawah 2%. Tetapi banyak ibu khawatir tentang dampak langsung dan jangka panjang obat tersebut pada anak yang terpajan selama kehamilan.
  • Sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam International AIDS Conference ke-17 di Meksiko, para peneliti meneliti fungsi pengembangan saraf pada 1.840 bayi yang terpajan namun tidak terinfeksi HIV yang terdaftar pada PACTG 219/219C, kohort penelitian secara prospektif yang dilakukan di lebih dari 80 lokasi di AS. Separuh anak adalah perempuan, 55% berkulit hitam, 32% Latin/Hispanik, dan kurang lebih 16% dengan berat badan rendah (<>

    Hasil

    • Di antara 1.840 bayi yang lahir antara 1993 dan 2006, ada 1.694 (92%) yang terpajan dan 146 (8%) yang tidak terpajan ARV selama kehamilan.
    • Setelah mengendalikan terhadap faktor pembaur, skor MDI bayi yang terpajan terhadap ART selama kehamilan sedikit lebih tinggi dibandingkan bayi yang tidak terpajan:
    • MDI rata-rata yang disesuaikan: 94,8 pada bayi yang terpajan banding 92,2 pada bayi yang tidak terpajan (p = 0,07).
    • Skor PDI adalah serupa pada kelompok yang terpajan dan yang tidak terpajan:
      PDI rata-rata yang disesuaikan: 93,9 pada bayi yang terpajan banding 93,5, pada bayi yang tidak terpajan (p = 0,82).
      Tetapi, skor MDI dan PDI pada semua peserta penelitian (bayi yang terpajan dan tidak terpajan ARV) secara bermakna lebih rendah dibandingkan pada populasi di AS.
    • Di antara subset anak dengan berat badan rendah, skor MDI dan PDI secara bermakna lebih tinggi pada bayi yang terpajan dibandingkan yang tidak terpajan ARV (p = 0,01 untuk MDI; p
    • Penggunaan narkoba selama kehamilan dilaporkan oleh 17% ibu, tetapi tidak terkait secara bermakna terhadap perbedaan skor MDI atau PDI.
    • Ada sedikit kecenderungan penurunan skor terkait dengan peningkatan viral load ibu, tetapi tidak ada dampak yang bermakna terhadap penggunaan ART pada ibu setelah mengendalikan viral load.
    • Variabel lain yang bersamaan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap skor MDI kecuali pengasuh utama, terhadap skor PDI kecuali ras/etnis serta bahasa ibu.
    • Penelitian secara terus-menerus pada bayi yang tidak terinfeksi namun terpajan ARV selama kehamilan terhadap hasil yang terlambat adalah penting,” karena analisis hanya berlangsung sampai usia dua tahun.
    • Secara keseluruhan bayi yang tidak terinfeksi HIV dalam penelitian kami memiliki skor yang secara bermakna lebih rendah dibandingkan yang umum di AS, dan oleh karena itu memerlukan pemantauan secara terus-menerus.”

      Kesimpulan
      • Tidak ada penurunan fungsi kognitif atau motorik yang diamati pada bayi yang terpajan ARV selama kehamilan dibandingkan bayi yang tidak terpajan.
      • Bayi yang terpajan ARV selama kehamilan tidak mengalami kerusakan fungsi kognitif atau motorik yang lebih berat” (13% pada MDI
      REFRENSI
      • Williams P, Marino M, Malee K, et all. Neurodevelopmental status and prenatal antiretroviral exposure in HIV-exposed uninfected infants. XVII International AIDS Conference (AIDS 2008). Mexico City. August 3-8, 2008. Abstract MOAB0102.

       

       

      Supported  by
      FIGHT AGAINTS AIDS, SAVE INDONESIAN CHILDRENS

      Yudhasmara Foundation

      Working together against HIV and Aids in Indonesia, Save our Children From HIV-AIDS

       

      Office ; JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Indonesia 10210

      phone : 62(021) 70081995 – 5703646

      email : judarwanto@gmail.com,

      https://childrenhivaids.wordpress.com/

       

       

       

      Editor in Chief :

      Dr WIDODO JUDARWANTO

      phone : 62(021) 70081995 – 62(021) 5703646, mobile : 0817171764

      email : judarwanto@gmail.com

       

       

      Copyright © 2009, Fight Against Aids, Save Indonesian Childrens Information Education Network. All rights reserved.

       

  • Informasi tentang pajanan antiretroviral (ARV) dikumpulkan selama kehamilan dan dalam satu tahun pertama kehidupan. Fungsi kognitif dan motorik dinilai dengan memakai alat Bayley Scales of Infant Development. Metode regresi linear dipakai untuk mengkaji dampak pajanan ARV selama kehamilan terhadap Mental Development Index (MDI) dan Psychomotor Development Index (PDI) ketika anak berusia dua tahun, mengendalikan kemungkinan faktor pembaur termasuk usia, tahun kelahiran, jenis kelamin, ras/etnis, berat badan, pengasuh utama, tingkat pendidikan pengasuh, bahasa ibu, lokasi geografis dan perkotaan/pedesaan serta penggunaan narkoba oleh ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: